Friday, 22 October 2021

Berita

Berita Utama

Sosialisasikan Program G to G Jerman, UPT BP2MI Serang Koordinasi dengan STIKES di Banten

-

00.09 21 September 2021 191

Sosialisasikan Program G to G Jerman, UPT BP2MI Serang Koordinasi dengan STIKES di Banten

Serang, BP2MI (21/9/2021) – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Serang melakukan kunjungan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) dan Politeknik Kesehatan (POLTEKKES) yang berada di wilayah Provinsi Banten pada hari Selasa (21/9/2021). Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyampaikan informasi kepada STIKES dan POLTEKKES di wilayah Banten tentang program penempatan Government to Government (G to G) ke Jerman bagi perawat.

Kunjungan pertama dilakukan ke STIKES Ichsan Medical Centre (IMC) Bintaro yang disambut oleh Wakil Ketua Utama STIKES IMC Bintaro, Rahmat Salam, dan jajarannya. “Kami dengan senang hati akan menyampaikan kepada mahasiswa dan alumni kami mengenai program G to G Jerman ini,” tutur Rahmat.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan beberapa masukan dan pertanyaan-pertanyaan mengenai program G to G Jerman ini yang akan dibahas lebih lanjut dalam forum bersama BP2MI.

Koordinasi dilanjutkan ke STIKES Yatsi, Tangerang. UPT BP2MI Serang bertemu dengan Afikah, perwakilan Wakil Ketua Bidang Alumni dan Penerimaan Mahasiswa Baru. Afikah menyampaikan bahwa banyak alumni dan mahasiswa STIKES Yatsi yang berminat bekerja di luar negeri. Selaras dengan skema penempatan Program  G to G Jerman yang digagas oleh BP2MI, STIKES Yatsi juga saat ini sedang membuka kelas Bahasa Jerman untuk mempersiapkan alumninya yang ingin bekerja ke Jerman.

Setelah itu, koordinasi dilanjutkan dengan kunjungan ke STIKES Faletehan, Serang yang diterima langsung oleh Wakil Rektor 2, Sri.

Sri sangat menyambut baik kunjungan ini dan sangat antusias terhadap program G to G Jerman ini. Ia berharap nantinya akan ada virtual meeting antara pihak BP2MI dan mahasiswa STIKES Faletehan Serang untuk memberikan sosialisasi secara langsung mengenai program G to G ini. “Saya harap dengan adanya sosialisasi langsung dari BP2MI mengenai program G to G Jerman, maka akan lebih meyakinkan mahasiswa kami untuk ikut dalam program ini,” ujar Sri.

Dari tiga pertemuan tersebut, tampak usaha pemerintah dalam menjalin kerja sama penempatan G to G Jerman dalam rangka meningkatkan peminat tenaga kesehatan, khususnya perawat, melalui skema penempatan pemerintah yang disambut baik dan antusias oleh STIKES. Selanjutnya, informasi terkait program G to G Jerman akan disampaikan kepada mahasiswa dan alumni STIKES untuk meningkatkan minat mereka bekerja di luar negeri melalui program G to G Jerman.

Sementara itu,  Kepala UPT BP2MI Serang, Joko Purwanto, berharap warga Banten berminat untuk mengisi kuota perawat yang dibutuhkan oleh Jerman melalui program G to G Jerman.

Sebelumnya, BP2MI dan Bundesagentur fur Arbeit (BA) Jerman telah menandatangani persetujuan tentang penempatan dan pelindungan tenaga kesehatan Indonesia di Jerman pada tanggal 16 dan 26 Juli 2021. Hal ini ditindaklanjuti dengan adanya surat dari BA untuk Kepala BP2MI perihal Demand Letter Program Triple Win tahun 2021. Hal ini menandai awal dari skema penempatan G to G Jerman. * (Humas/UPT BP2MI Serang/EW/NAA)