Tuesday, 16 July 2024

Berita

Berita Utama

BP3MI Sultra Lakukan Verifikasi Dokumen dan OPP 4 CPMI Program SSW Jepang

-

00.05 14 May 2024 4319

BP3MI Sultra Lakukan Verifikasi Dokumen dan OPP 4 CPMI Program SSW Jepang

Kendari, BP2MI (14/05) - Minat masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk bekerja di luar negeri sangatlah besar. Banyak peluang kerja yang memberikan kesempatan untuk berkarir di negeri orang. Beberapa pola penempatan ditawarkan oleh pemerintah dalam hal ini BP2MI RI sebagai jalur yang bisa dipilih salah satunya yakni jalur Skilled Specified Worker (SSW).

Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sultra melakukan verifikasi dokumen dan OPP untuk empat orang CPMI Program SSW dengan negara tujuan Jepang. Mereka telah melengkapi seluruh dokumen yang dipersyaratkan terutama passport, kontrak kerja dan panggilan kerja. Mereka terdiri dari tiga orang bekerja pada sektor manufaktur dan satu orang bekerja pada sektor informal yaitu careworker.

Proses verifikasi di lakukan oleh Pengantar Kerja, Rusli, dibantu oleh tiga orang Analis Tenaga Kerja  Anita Sri Rahayu dan Riche Soesilowati,


"Dokumen kita harus pastikan benar, terutama kontrak kerja dan panggilan kerja dan profil perusahaan. Kita pastikan kebenaran perusahaannya dengan menghubungi pihak penyalurnya" begitu kata Rusli.
 

Sesuai kontrak kerja, para Pekerja Migran Indonesia tersebut akan bekerja pada perusahaan Sintec Co.Ltd di Osaka bidang industry konstruksi, perusahaan Hayashi Industry Co.Ltd, bidang industy manufaktur di Yamagata City, dan sebagai Assistant Nurse di Syakai Fukushihoujin Hakujuen. Ke empatnya mendapatkan kontrak selama tiga tahun.


"Kami periksa dokumennya. Setelah semua lengkap, maka akan diinput datanya pada aplikasi sisko2pmi. Setelah itu akan di proses E-PMI nya kemudian proses BPJS Ketenagakerjaan. itulah prosedurnya" Lanjut Rusli

Ke-4 CPMI tersebut sebelumnya telah mengikuti proses perekrutan hingga mendapatkan kontrak kerja. “Saya dapat informasi dari teman disana, lalu saya mengirim dokumen dan ikuti proses seleksi secara online” tutur salah satu CPMI atas nama Kasman. Mereka sudah pernah bekerja di Jepang sebelumnya, dan program ini adalah yang kedua kalinya. 

“Selama ini saya bekerja di perusahan swasta di kendari dengan gaji UMP di Jepang standar gaji cukup menunjang sehingga saya putuskan untuk bekerja di sana”, sambung CPMI Albar.

Salah seorang CPMI lainnya, Elis, mengaku sudah mengikuti Program LPK bahasa Jepang di Bandung selama sembilan bulan. “Ini pertama kalinya saya ke jepang dan saya akan bekerja di Rumah perawatan lansia di Tokyo” ujar Elis.

Setelah proses verifikasi dokumen selesai, dilanjutkan dengan OPP (Orientasi Pra Pemberangkatan) yang dilakukan oleh Pegawai BP3MI Sultra yang bersertifikat, La Ode Askar. Dalam tahap OPP ini, La Ode memberikan beberapa petunjuk dan pembekalan kepada CPMI sebelum bertolak ke luar negeri.  “ Kalian harus jalankan kewajiban dan hak sesuai yang ada di kontrak kerja. Bekerjalah dengan baik dan bertanggung jawab. Kita beda budaya dengan mereka, jadi kalian harus menyesuaikan diri. Hati-hati di negeri orang, jangan terjerumus atau terlena dengan tawaran-tawaran yang tidak jelas”, tegasnya. 

OPP dilakukan setelah semua proses dokumen telah selesai dilakukan. CPMI harus dibekali pengetahuan dan pemahaman tentang hal-hal yang akan ditemui di negara tujuan. Orientasi ini diharapkan akan meminimalisir masalah dan kendala yang akan dialami Pekerja Migran Indonesia saat berada di negara penempatan. **(Humas/BP3MI Sultra)