Monday, 26 February 2024

Berita

Berita Utama

Gelar Rakor Lintas Sektoral, Satgas Sikat Sindikat Gerak di Riau

-

00.12 4 December 2023 428

Gelar Rakor Lintas Sektoral, Satgas Sikat Sindikat Gerak di Riau.

Pekanbaru, BP2MI (04/12) - Konsisten dan masif melakukan edukasi, serta konsolidasi melibatkan instansi lintas sektoral, juga aktivis NGO. Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Senin (4/12/2023), menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Penanganan dan Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Pekerja Migran Indonesia, di Pekanbaru, Provinsi Riau.

Kegiatan ini berfokus pada pengawasan pelindungan Pekerja Migran Indonesia di area Lintas Perbatasan Laut. Selain Rakor Bandara yang baru saja dilakukan BP2MI di Tangerang belum lama ini. Kepala BP2MI, Benny Rhamdani dalam sambutannya yang disampaikan Ketua Satgas Sikat Sindikat, Brigjen Pol. Dayan Victor Imanuel Blegur.

"Rakor Lintas Sektoral Penanganan dan Pencegahan TPPO Pekerja Migran Indonesia di Perbatasan Laut Provinsi Riau sangat penting dilakukan guna menyatukan persepsi dan langkah seluruh stakeholder terkait. Agar bagaimana pencegahan terhadap praktek penempatan Pekerja Migran Indonesia secara ilegal dapat dilakukan. Kerja melawan sindikat ini tidak boleh main-mainc kita harus seriusi dan menjadi konsen bersama kita semua," ujar Dayan, membacakan sambutan Kepala BP2MI.

Dalam sambutan tersebut, Benny menguraikan tentang problem yang dihadapi BP2MI saat ini dalam memerangi sindikat, gebrakan atau terobosan yang telah dilakukan. Bagi BP2MI, perang semesta terhadap sindikat tidak boleh dihentikan. Pemerintah telah menunjukkan keberpihakannya pada Pekerja Migran Indonesia.

"Deteksi dini perlu dilakukan. Begitupun pengawasan ekstra harus dilakukan. Itu sebabnya BP2MI tidak pernah berhenti memerangi sindikat. Acara ini tak lain juga bertujuan untuk mengoptimalkan, dan menguatkan sikap semua pihak untuk mencegah penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia. Kehadiran negara sangat jelas, yakni berpihak untuk Pekerja Migran Indonesia. Ayo kita gerak bersama memberantas sindikat melalui sektor laut. Begitu juga diperketat penanganan di bandara. Kita harus menguatkan koordinasi lintas sektoral," kata Dayan, di hotel Pangeran Pekanbaru.

Sementara itu, Gubernur Riau Edy Natar Nasution, dalam sambutan yang disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Masrul Kasmy, menyebut bahwa kegiatan Rakor ini sangat penting dilakukan. Pemerintah Provinsi Riau memberi apresiasi terkait insiatif dan kerja-kerja melawan sindikat yang dilakukan BP2MI selama ini.

"Gubernur Riau dan seluruh masyarakat tentu mengapresiasi apa yang dilakukan BP2MI saat ini. Pemerintah daerah tentu berharap agar kolaborasi seperti ini terus dilakukan. Kami juga berkomitmen melawan praktek sindikat yang rawan dan kerap terjadi di laut Riau. Tidak boleh kita diam, mari kita berantas sindikat," ujar Masrul dalam kegiatan yang dilaksanakan Satgas Sikat Sindikat BP2MI selama dua hari tersebut.

Hal senada juga disampaikan Anggota Komite I DPD RI, Dapil Riau, Dr. Misharti. Menurutnya upaya BP2MI dalam kerja kemanusiaan perlu ditopang semua instansi pemerintah dan masyarakat umumnya. Bagi Senator perempuan ini kejahatan pelanggaran TPPO tidak boleh ditolerir. Pemerintah tak boleh kalah dalam memberantas sindikat.

"Saya mengapresiasi apa yang dilakukan BP2MI ini. Kerja serius untuk mengawal Pekerja Migran Indonesia betul-betul ditunjukkan Pak Benny Rhamdani, selaku Kepala BP2MI. Prinsipnya pemerintah tak boleh kalah dengan perilaku jahat yang ditunjukkan sindikat penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia," ujar Dr. Misharti. **(Humas)