Friday, 1 July 2022

Berita

Berita Utama

Perbanyak Pengetahuan dan Pahami Syarat Kerja ke Luar Negeri

-

00.05 20 May 2022 220

Perbanyak Pengetahuan dan Pahami Syarat Kerja ke Luar Negeri

Sumbawa, BP2MI (20/5) — Bupati Sumbawa, Mahmud Abdullah sangat gembira mendapatkan kunjungan dari BP2MI guna memberikan sosialisasi peluang kerja luar negeri kepada masyarakat Sumbawa. Sebanyak 500 orang dari 24 kecamatan di kabupaten Sumbawa hadir dalam acara.

“Saya senang atas kunjungan BP2MI, agar masyarakat Sumbawa teredukasi bagaimana caranya bekerja ke luar negeri secara prosedural. Nantinya PMI yang sudah berangkat dapat mengelola keuangan secara berkelanjutan dan dari remitansi yang diperoleh, menjadi penggerak perekonomian didaerah.” ungkap Mahmud Abdullah di Gedung pertemuan Hotel Sernu, Sumbawa (20/5).  

Menurut Bupati Abdullah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa sendiri telah menandatangani MoU kerjasama dengan BP2MI untuk penguatan pelindungan terhadap PMI. Persoalan unprosedural banyak ditemui di NTB. “Kami ingin agar warga kami mendapatkan pemahaman berangkat bekerja ke luar negeri secara prosedural” jelasnya. 

“Kabupaten Sumbawa memiliki balai latihan kerja yang perlu ditingkatkan statusnya. Untuk keperluan tersebut sudah disiapkan lokasi lahan yang luas. Kami mengharapkan dari BLK ini nanti dapat membantu dalam meningkatkan tata kelola keterampilan calon PMI.” terang Bupati.  

Hadir dalam kegiatan, Ketua IKP2MI Sumbawa, Boris Syaifullah, mengatakan bahwa dirinya dan rekan-rekan IKP2MI merasa senang dapat bertatap muka dengan jajaran BP2MI di Sumbawa. “Provinsi NTB merupakan salah satu daerah kantong PMI, akan selalu ada ribuan masyarakat NTB yang berangkat bekerja ke LN secara periodik, untuk itu kami mengharapkan perhatian dari BP2MI dalam bentuk sosialisasi semacam ini.” ujar Boris.

Boris yang pernah bekerja di Korea Selatan, menjelaskan bahwa PMI yang sering bermasalah biasanya yang bekerja di Timur Tengah. “Kepada yang ingin bekerja ke luar negeri, pesan saya adalah perbanyak pengetahuan dan pahami persyaratan.” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komite III DPD-RI, Evi Apita Maya mengharapkan sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Dirinya berharap kedepannya PMI yang diberangkakan adalah yang bekerja pada sektor formal. “Berhati-hatilah terhadap calo karena akan merugikan” ujar Evi kepada peserta sosialisasi.

Anggota Komisi IV DPR-RI, Muhammad Syafruddin menyakini bahwa BP2MI akan terus berjuang keras melindungi PMI dari ujung rambut hingga ujung kaki dibawah kepemimpinan Benny Rhamdani. Kepada para calon PMI asal Sumbawa dirinya berpesan agar terus belajar, sehingga kabupaten Sumbawa memiliki PMI yang handal. 

Pada kesempatan tersebut, Deputi Penempatan dan Pelindungan kawasan Amerika dan Pasifik BP2MI, Lasro Simbolon yang mewakili Kepala BP2MI, mengajak seluruh jajaran yang dipimpin oleh Bupati, dan seluruh pemangku kepentingan untuk bergerak maju dalam memberikan pelindungan kepada para PMI.

“Jumlah PMI di luar negeri berdasarkan data world bank sebanyak 9 juta, namun yang tercatat di BP2MI sebanyak 4,3 juta. Oleh karena itu kita semua harus memberikan informasi kepada masyarakat bahwa jika ingin bekerja ke luar negeri harus secara prosedural” ungkap Lasro Simbolon yang juga seorang Diplomat.

Tugas pemerintah sebagaimana amanat konstitusi, untuk dapat memfasilitasi rakyat untuk bekerja didalam maupun di luar negeri termasuk memberikan pelindungan secara utuh dan komprehensif sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 18 tahun 2017 tentang pelindungan pekerja migran Indonesia.

Sosialisasi penempatan BP2MI di Kabupaten Sumbawa dihadiri Bupati Sumbawa, Sekda Kabupaten Sumbawa, Jajaran Forkompida kabupaten Sumbawa, anggota Komisi IV DPR RI, Muhammad Syafruddin, Direktur Penempatan Pemerintah Kawasan Eropa dan Timur Tengah, Dyah Rejekiningrum, Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Kawasan Eropa Timur, Brigjen Pol Adeni Muhan Daeng Pabali, Direktur PLPB Kawasan Asia Afrika, Direktur Sistem Dan Strategi Penempatan dan Pelindungan Kawasan Eropa Dan Timur Tengah, Sukarman, Direktur Pelindungan dan Pemberdayaan Kawasan Amerika dan Pasifik,  Seriulina Br. Tarigan, serta Kepala UPT BP2MI Mataram, Abri Danar Prabawa. *** (Humas/DH/Bill/Adit/Aziz).